January 2011
43 posts
“Keluar dari kotak kecilmu yang nyaman itu! Bukankah itu tugasmu untuk menggapai...”
– Pelukis Hujan
Jan 29th
“Ada orang yang sedemikian beruntungnya bisa pergi ke tempat dimana mimpinya...”
– Pelukis Hujan
Jan 29th
Jan 29th
258 notes
“Kamu berlaku sesuka yang kamu mau. Kadang aku lelah, tapi masih menunggu.”
– Pelukis Hujan
Jan 26th
“Thank you, silence.”
– Alanis Morissette (via quote-book)
Jan 23rd
636 notes
Jan 23rd
20,013 notes
“Aku merasa nyaman kala cintamu mengudara, hanya untukku.”
– Pelukis Hujan
Jan 21st
Jan 21st
1,381 notes
“Kenapa kamu sebut saya jahat? Kenapa orang-orang sebut saya jahat? Ya, saya...”
– Soni-Pemakaman; Karena Kita Tidak Kenal
Jan 21st
Jan 20th
52 notes
Jan 20th
“Love is old, love is new. Love is all, love is you.”
– The Beatles-Because
Jan 19th
Jan 19th
62 notes
“Cinta itu menjerat. Semuak-muaknya kamu dengan cinta, itu tak mengubah...”
– Pelukis Hujan
Jan 18th
Nggak Ada Kerjaan Lain Ya?
Ceritanya baru pulang sekolah dan si ibu udah siap-siap mau pergi ke acara orang meninggal. Saya yang ngerasa akhir-akhir ini ibu pergi ke orang meninggal melulu jadi kesel sendiri.
Saya: Mau kemana?
Ibu: Ada orang meninggal.
Saya: Siapa lagi?
Ibu: Ada tuh, orang gereja.
Saya: Orang-orang lagi nggak punya kerjaan ya? Tiap hari bisanya mati doang!
Jan 18th
“Sebentar lagi kalian sudah jadi maha, bukan siswa lagi.”
– Bu Halimah Stres pra-UN
Jan 15th
“Kadang yang ingin dilupakan adalah sesuatu yang tak akan terlupakan. Kamu salah...”
– Pelukis Hujan
Jan 13th
D
Aku meniti hari Menatap sepi Mengharap perih Merintih
Jan 13th
Diam
Aku bicara, kamu diam Aku tertatih, kamu diam Aku terjatuh, kamu diam Aku menghilang, kamu diam Akhirnya aku putuskan untuk diam Sampai kamu tak terdiam
Jan 13th
“Aku menghilang, bukan karena ingin lenyap darimu, cuma ingin kamu mencari.”
– Pelukis Hujan
Jan 13th
“Lihat aku! Aku ini kasat mata!”
– Pelukis Hujan
Jan 13th
“Aku berani menatap mata dunia, tapi aku terlalu pengecut untuk menatap mata...”
– Pelukis Hujan
Jan 13th
Jan 11th
7,903 notes
Jan 11th
30 notes
“Aku tertawa hari ini, kuharap aku masih bisa tertawa saat berpisah nanti.”
– Pelukis Hujan
Jan 11th
“Kita sudah berjalan selama ini, sejauh ini, berat rasanya melepas kalian.”
– Pelukis Hujan
Jan 11th
“Membuat kenangan sebanyak-banyaknya, sebelum akhirnya kita menapaki jalan...”
– Pelukis Hujan
Jan 11th
“Setelah nanti akan ada perpisahan, namun aku bisa merasakan pekatnya sekarang.”
– Pelukis Hujan
Jan 11th
“Melewati ribuan bulan untuk merengkuh mimpiku, bersamamu.”
– Pelukis Hujan
Jan 10th
“Satu inginku, memiliki bintang dengan ukiran namamu di atasnya.”
– Pelukis Hujan
Jan 10th
“Bintang, indah yang tak terjangkau, begitu pula adanya kamu.”
– Pelukis Hujan
Jan 10th
“Menggenggam tanganmu dalam kehangatan senja, masih kuharapkan detik tak lagi...”
– Pelukis Hujan
Jan 10th
“Seperti sehabis hujan, kamu menyejukkan. Seperti senja, kamu menghangatkan.”
– Pelukis Hujan
Jan 10th
“Untuk melupakan lelaki dalam hujan itu, aku butuh satu benturan keras di kepala.”
– Pelukis Hujan
Jan 9th
“Mengingat satu nama. Aku tertatih. Aku merindu.”
– Note to Me
Jan 9th
“Kembali menjadi seasing dulu, namun namamu di lidahku masih terkecap...”
– Note to Me
Jan 9th
1 note
“Dunia membuatku muak, aku ingin pergi, membaur dengan orang-orang asing, kembali...”
– Note to Me
Jan 9th
“Aku menerobos hujan, mencari kepastian, akan aku, akan kamu, akan kita.”
– Pelukis Hujan
Jan 9th
“Aku terjebak, disudutkan oleh ingatan yang tak kembali.”
– Pelukis Hujan
Jan 9th
Sudut Ruang
Aku dalam satu sudut ruang. Tersudut. Terhimpit. Orang lalu-lalang. Aku tersenyum. Aku tertawa. Menertawakan kekosongan.
Jan 8th
“Tersenyum dalam kekosongan.”
– Pelukis Hujan
Jan 7th
Jan 4th
5,092 notes
Jan 2nd
374 notes