February 2012
59 posts
As time goes on, you’ll understand. What lasts, lasts; what doesn’t, doesn’t....
– Haruki Murakami (via mysterioustatic)
Teman: Bangganya masuk itu universitas, padahal lewat jalur 'khusus'.
Aku: Namanya juga era 'Universitas-Membesarkan-Mahasiswa' bukan 'Mahasiswa-Membesarkan-Universitas'.
Eleginya universitas.
Saat aku mulai lelah berlari mengejarmu lalu berjalan menjauh, apa kamu akan...
Ternyata kita masih bergandengan tangan. Ternyata kamu masih menemaniku menari...
Aku: Kenapa meninggalkannya?
Badut: Dia akan lebih bahagia tanpa aku.
Aku: Kamu tidak bahagia tanpa dia.
Badut: Aku bahagia melihat dia bahagia, meski tanpa aku.
Aku: Dasar menyedihkan.
Payung Kecil
Kali ini kamu melindungiku dari terpaan badai
Dan aku menggenggammu erat agar tidak terbawa angin kencang
Bahkan di hari seperti ini aku hanya mampu menatap hujan sambil menghujani...
Suatu Hari, Ada Sebuah Rumah
Suatu hari, ada sebuah rumah.
Bukan besar, kecil saja. Tapi hangat, tapi nyaman. Aku selalu melangkahkan kakiku dengan riang, masuk ke dalamnya.
Suatu hari, ada sebuah rumah.
Bukan megah, biasa saja. Tapi hangat, tapi nyaman. Aku selalu mendambakan bisa terus berada di dalamnya.
Suatu hari, ada sebuah rumah.
Bukan beraroma bunga, tapi hujan. Tapi hangat, tapi nyaman. Aku selalu tak mau angkat...
Aku memilih, dia memilih, kami memilih.
Sedikit perih, kalau dia ingin tahu.
Sedikit? Ah, munafik. Tentu saja itu memilukan! Kala cinta berada di persimpangan, kala hati tak mungkin dibagi.
Tapi aku, dia, kami, tetap harus memilih.
Bagaimana perasaannya setelah memilih untuk kembali pada payung kecilnya yang teduh dan mulai menghangat? Apa dia masih bimbang memikirkan aku? Atau sudah melupakan...
Satu hari lagi kulewati dengan hujanmu
Sedikit menangis
Bukan masalah
Kali ini aku menulis ditemani hujanmu, aku tertawa.
H
Halo, hujanku! Ingat janjimu, ya!
Jangan lupa genggam tanganku.
Jangan lupa peluk tubuhku.
Jangan tinggalkan aku.
Dan aku selalu jadi milikmu!
dwianawl asked: Kita samasama penyuka hujan:) menurut kaka, apa yg harus dilakukan apabila ada lelaki seperti hujan, datang tibatiba dan hilang lama dan datang lagi:) thnks ka udah difollowback :)
Sedikit menyesal aku memintanya kembali pada payung kecilnya. Karena kini dia...
Dan begitulah saat dia telah memilih. Dan begitulah saat dia melangkah pergi....
Via SMS
Teman: Lagi ngapain? Gue kangen, nggak sempet ketemu lo.
Aku: Lagi duduk di teras.
Teman: Ngapain?
Aku: Ngeliat pelangi. Hari terakhir gue, seneng banget bisa liat pelangi. Pelangi perdana di rumah gue.
Teman: See? Itu tandanya Tuhan mau liat lo senyum. Dikasih pelangi, deh. Nangis mulu sih lo.
Semacam gumpalan awan mendung menghimpit dada, menyesakkan. Aku menangis.
Aku kenal seseorang yang begitu ingin memisahkan aku dari hujanmu. Aku bodoh,...
Entah kapan mereka akan mengerti, aku lelah tak dimengerti.
Dia tak pernah tahu betapa aku butuh hujanmu. Dia dan payung kecilnya. Aku tak...
Apa keegoisanku lagi-lagi menyakitimu? Maaf, aku hanya menginginkan satu hari di...
Maaf aku tak mampu menahan hujan di mataku di saat kau harusnya berbahagia.
Hai, kamu! Si lelaki dalam hujan yang padamu kutitipkan hela napasku, selamat...
Lagi-lagi kau menghilang saat hujanku mulai deras. Tak bisakah kau terus dekap...
Berkali kuulang membaca tiap deret aksaranya yang seperti mencintaiku. Andai itu...
Aku ingin dicintai oleh orang yang hujannya cuma buatku, bukan yang membagi...
Jadi seperti itu laki-laki yang ternyata juga ingin dikejar. Seperti petir yang...